Berita

Data Centre Sudah Pulih

Data Centre Sudah Pulih

DISDUKCAPIL KEMBALI CETAK KTP-el

TENGGARONG -  Setelah hampir empat pekan dihentikan tepatnya sejak 25 Agustus 2015 lalu, kini  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mencetak Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).

Percetakan dilakukan setelah fungsi data center  yang ada di Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Jakarta yang sempat mengalami gangguan kembali pulih.

Kepala Disdukcapil Kukar Drs Getsmani Zeth MM diwakili Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Ir Yasmet  menjelaskan, dengan pulihnya data center , sejak Selasa (15/9) lalu operator KTP-el Disdukcapil kembali melakukan pencetakan bagi penduduk yang sudah melakukan perekaman di kantor Camat masing-masing se Kukar.

" Data center yang ada di Ditjen Dukcapil Kemendagri Jakarta sudah kembali berfungsi dan beberapa hari lalu kami sudah melayani pencetakan KTP-el " terang Yasmet saat ditemui diruang kerjanya Selasa (29/9).

Agar pencetakan ini KTP-el di Disdukcapil berjalan lancar menurut  Yasmet , kini sudah dibuat regulasi standar operasional prosedur  (SOP) pelayanan KTP-el yaitu bagi penduduk yang sudah melakukan perekaman  pihak kecamatan  yang dikoordinir seksi pemerintahan membuat daftar nama secara kolektif untuk selanjutnya dibawa ke Disdukcapil untuk dicetak. Atau bisa juga penduduk yang bersangkutan datang sendiri ke Disdukcapil dengan membawa Kartu Keluarga atau Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Sebelum naik cetak sambung Yasmet,  terlebih dahulu dilakukan berapa tahapan yakni verifikasi data atau pengecekan biodata , konsolidasi data untuk menghindari data rekaman ganda ( duflicate record) yang berlangsung di bidang pendaftaran penduduk. Jika  biodata sudah dinyatakan valid maka pemohon langsung ke loket pelayanan KTP-el di bagian Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang terkoneksi secara online ke Ditjen Dukcapil Kemendagri di Jakarta.

Setelah KTP-el dicetak lanjut Yasmet,  pemohon  diminta untuk melakukan aktivasi sidik jari (finger print) untuk memastikan bahwa fisik KTP-el itu adalah benar miliknya dan sebagai bukti bahwa KTP-el sudah sampai ketangan penduduk.

Lebih jauh mantan pegawai Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kukar ini menerangkan,  setiap hari rata-rata ada 75 hingga 100 pemohon pencetakan KTP-el . Umumnya mereka berasal dari kecamatan Tenggarong.  Sedang untuk kecamatan diluar Tenggarong dilayani melalui daftar kolektif yang disampaikan oleh pihak kecamatan.

Hingga hari ini ( Selasa, 29/9)  kata dia lagi  KTP-el  yang berhasil di cetak di Disdukcapil Kukar  sebanyak   8.521 lembar dengan  mengerahkan tiga unit mesin cetak yang disediakan oleh pihak Ditjen Dukcapil Kemendagri. Dan pekan lalu sudah diterima droping blangko KTP-el  dari Jakarta  sebanyak  9.120  lembar. 

" Untuk menghindari kesalahan biodata diharapkan agar pemohon dapat menyampaikan data yang benar  dan akurat kepada operator KTP-el  saat melakukan perekaman di kantor Camat seperti nama, tempat tanggal lahir, alamat, status perkawinan, pekerjaan dan lainnya " imbau Yasmet.

**hasis/admin




 

There are no comments

Posting comments after has been disabled.